Selasa, 29 Desember 2009

PANTAI PRIGI DAN PASIR PUTIH "DISERBU" WISATAWAN

Trenggalek, 25/12- Jumlah kunjungan di objek wisata pantai Prigi dan Pasir Putih, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, meningkat tiga kali lipat.

Jika pada hari libur biasa atau setiap Sabtu-Minggu volume wisatawan hanya sekitar 1.500 hingga 2.000 orang, pada liburan Natal yang jatuh pada hari Jumat ini jumlahnya melonjak hingga 5.000 orang lebih.

Statistik kunjungan tersebut menurut keterangan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Trenggalek Kusprigianto masih bersifat sementara. 

Ia berani memperkirakan lonjakan wisatawan masih akan terus terjadi selama empat hari libur bersama akhir tahun ini.

"Kisarannya bisa mencapai 7.000 hingga 10 ribu perhari," katanya optimistis.

Para pengunjung yang datang ke kawasan wisata Pantai Prigi tidak hanya didominasi pengendara sepeda motor, tetapi banyak juga yang datang secara berombongan menggunakan kendaraan roda empat bahkan bus pariwisata.

Mereka terlihat memadati area wisata pantai Prigi dan Pasir Putih yang menjadi andalan pariwisata setempat.

"Puncak kunjungan biasanya akan terjadi saat tahun baru nanti," kata Kepala Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Wisata Prigi Jabar Wiranto.

Tren positif tersebut kemudian direspons Dinas Pariwisata dengan menaikkan harga tiket.

Jika biasanya tarif masuk satu obyek wisata pantai Prigi ataupun pasir Putih hanya dipatok Rp3 ribu/orang, selama liburan Natal dan tahun baru kali ini dinaikkan menjadi Rp4 ribu/orang.

"Kenaikan harga tiket selalu kami berlakukan setiap hari libur nasional maupun saat memasuki hari Sabtu dan Minggu," kata Kusprigianto.

Untuk itu, Dinas Pariwisata Trenggalek mematok target pendapatan setidaknya mencapai Rp200 juta selama musim libur Natal dan tahun baru kali ini.

Perolehan pendapatan sebesar itu adalah yang dipatok dari pemasukan retribusi di objek wisata pantai Prigi, Pasir Putih, Karanggongso, serta goa Lawa.

Apabila pendapatan itu ditambah dengan pemasukan dari beberapan fasilitas lain yang ada di kompleks wisata Prigi, pemasukan ke pendapatan asli daerah (PAD) selama musim libur bersama akhir tahun ini bisa lebih tinggi lagi.

Secara umum, PAD dari sektor pariwisata di kawasan wisata Prigi terhitung mulai 1 Januari hingga 13 Desember 2009 lalu telah membukukan pendapatan sebesar Rp1,443 miliar.

Padahal, target PAD yang dipatok dalam APBD tahun yang sama hanyalah Rp750 juta.

Kusprigianto mengaku optimistis bahwa PAD dari sektor pariwisata di kawasan wisata pantai Prigi hingga 31 Desember 2009 bisa menembus pendapatan hingga Rp1,5 miliar.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar